Thursday, January 2, 2014

Permulaan di awal tahun 2014

1 Januari 2014, Pertamina menaikkan harga elpiji non subsidi kemasan 12 kg menyusul tingginya harga pokok elpiji di pasar dan turunnya nilai tukar rupiah yang menyebabkan Pertamina mengalami kerugian sangat besar. Kenaikan elpiji non subsidi tersebut sebesar 68 % atau kira-kira sebesar Rp3.959 per kg. Hehehehehe...suatu permulaan hidup yang sedikit membuat saya sebagai konsumen elpiji 12 kg semakin mulai memeras otak untuk mengelola keuangan keluarga. Suatu tantangan yang berarti bagi saya, karena dari awal saya berkeluarga, saya belum terlalu memperhatikan dan belum menganggap penting pengelolaan keuangan keluarga. Dari mulai memikirkan rencana investasi seperti reksadana, maupun sampai dengan memikirkan untuk mulai mengurangi makan siang di luar kantor dan membawa bekal dari rumah. Huft...*sambil menyeka keringat. Doakan saya, semoga saya bisa menjadi ahli keuangan keluarga dan chef keluarga yang handaaaaaallll. Bismillahirrahmanirrahim...

No comments:

Post a Comment