Berhari-hari setelah malam itu, kamu tetap tidak memberikan penjelasan. Kamu bertingkah seakan-akan tidak pernah hal itu terjadi. kembali normal seperti biasa. aku benci keadaan normal. keadaan dimana kamu menganggap aku hanyalah seorang teman, tidak lebih dan tidak ada perhatian khusus.
akhirnya, aku memberanikan diri untuk meminta penjelasan dari kamu mengenai malam itu. dan jawaban yang kamu beri, sangat...sangat...sangat...membuat aku kaget dan super...super...super...bahagia...
"aku sayang kamu" itu lah penjelasan yang kamu beri kepada ku.
-mbemlovendut-
Wednesday, December 30, 2009
it's u...
untuk kesekian kalinya aku kehabisan kata2 dan energi untuk menghadapi tingkah laku mu...aku ga tau harus bagaimana lagi ketika menghadapi perbuatan km dalam memperlakukan aku sebagai selingkuhan mu...yaaaa, memang ak adalah selingkuhan mu. posisi aku tidak terlalu berarti bagi mu, meskipun kamu selalu mengucapkan betapa berartinya aku bagi mu, tapi pada faktanya aku tidaklah lebih dari seorang selingkuhan mu.
malam itu, kamu yang memulai semuanya, memulai hubungan ini. malam itu, tiba2 tangan mu merangkul pinggang ku.aku kaget. super kaget.karna kita tidaklah lebih dari sekedar teman. tapi, perasaan kaget ku itu dapat dikalahkan oleh perasaan aku yang lain. perasaan membutuhkan seseorang yang dapat menyayangi aku. perasaan "haus" kasih sayang, setelah aku ditinggal seorang Dimas yg aku sayangi.
"beb...mksd km apa?" aku memberanikan diri untuk bertanya maksud perbuatan km itu.
"ga tau" jawab mu yang membuat ak sedih sekaligus kecewa.
"knp km bs ga tau? km mau mainin ak y?"
"ga" jwb mu lagi singkat namun menyakitkan bagi ku.
setelah beberapa menit hening, kamu melepaskan rangkulan mu. aku ga rela. ak mau km selalu merangkul aku.karna aku menginginkan itu.
"jangan km lepaskan, aku mulai membiasakan diri dengan keadaan ini" bisik ku...
tp km tetap melepaskan rangkulan mu dan menjauh dari ku.
"beb...smua ini cm main-main ya?krn kebawa suasana jd km meluk aku?" aku bertanya lagi, sambil berharap km menjelaskan semua perbuatan km ini.
"jujur beb, aku senang tp aku bingung menanggapi smua ini, jadi aku butuh penjelasan km.tlg jelaskan!" mohon ku.
"-----------" hening. tidak ada penjelasan dari mu.
-mbemlovendut-
malam itu, kamu yang memulai semuanya, memulai hubungan ini. malam itu, tiba2 tangan mu merangkul pinggang ku.aku kaget. super kaget.karna kita tidaklah lebih dari sekedar teman. tapi, perasaan kaget ku itu dapat dikalahkan oleh perasaan aku yang lain. perasaan membutuhkan seseorang yang dapat menyayangi aku. perasaan "haus" kasih sayang, setelah aku ditinggal seorang Dimas yg aku sayangi.
"beb...mksd km apa?" aku memberanikan diri untuk bertanya maksud perbuatan km itu.
"ga tau" jawab mu yang membuat ak sedih sekaligus kecewa.
"knp km bs ga tau? km mau mainin ak y?"
"ga" jwb mu lagi singkat namun menyakitkan bagi ku.
setelah beberapa menit hening, kamu melepaskan rangkulan mu. aku ga rela. ak mau km selalu merangkul aku.karna aku menginginkan itu.
"jangan km lepaskan, aku mulai membiasakan diri dengan keadaan ini" bisik ku...
tp km tetap melepaskan rangkulan mu dan menjauh dari ku.
"beb...smua ini cm main-main ya?krn kebawa suasana jd km meluk aku?" aku bertanya lagi, sambil berharap km menjelaskan semua perbuatan km ini.
"jujur beb, aku senang tp aku bingung menanggapi smua ini, jadi aku butuh penjelasan km.tlg jelaskan!" mohon ku.
"-----------" hening. tidak ada penjelasan dari mu.
-mbemlovendut-
Wednesday, December 2, 2009
ak tidak terlalu pintar dlm menyikapi keadaan ini
Manusia diciptakan dengan berbagai kelebihan dan kekurangan. Kedua hal tersebut tercipta membentuk keseimbangan dalam diri seorang manusia. Akan tetapi dalam perjalanan hidup, kebanyakan manusia merusak keseimbangan tersebut, menjadi berat sebelah, dimana bisa saja manusia mempunyai banyak kelebihan daripada kelemahannya atau manusia mempunyai banyak kelemahan daripada kelebihannya.
Fokus kepada sisi dimana manusia lebih mempunyai banyak kelemahan daripada kelebihan, saat ini, aku adalah salah satu contohnya.
Saat ini, aku kurang menekan kelebihan ku dan membiarkan kekurangan ku berkembang pesat. logika ku dikalahkan oleh perasaan ku...hehehehehe...yaaaa, kalian pasti tau apa maksud dari cerita ku ini. sebuah cerita klise...sebuah cerita kuno yang tidak akan lekang oleh waktu...cerita CINTA...
...
aku hanyalah seorang mahasiswi biasa di perguruan tinggi di sebuah kota yang dijuluki parijs van java. Di umur yang masih tergolong muda, aku mempunyai prestasi yang cukup membanggakan dengan IPK 3,75 dan beasiswa mahasiswi berprestasi dari kampus ku. Dengan dandanan yang biasa-biasa saja aku cukup dikategorikan sebagai "kembang" kampus. Bukan bermaksud untuk membanggakan diri, tapi itulah faktanya.
Aku baru berpacaran setelah aku menginjak "bangku" kuliah. Cowok yang aku izinkan untuk menjadi pacar ku adalah seorang laki-laki (tulen!)yang merupakan peranakan batak-minang. Dengan laki-laki ini, aku hanya bertahan 4 bulan. Yaaa, mungkin karena aku baru pertama kali pacaran sehingga aku tidak tahu bagaimana memanjakan pacar sendiri atau sok-sok memanja-manjakan diri sendiri kepada pacar. Alhasil, si laki-laki itu tidak bisa bertahan dengan sikap aku yang cuek dan memutuskan hubungan. That's OK, karena aku tidak terlalu berharap banyak akan hubungan itu.
Setelah putus beberapa bulan, aku kembali menjadi "kembang" kampus. Banyak yang mau menjadi pacar ku, tapi entahlah, tidak ada yang bisa membuat aku nyaman dan mendapatkan butterfly stomach (hehehehe...)
Semua laki-laki yang berusaha mendekati aku, hanya aku perlakukan sebagai "selingan". jadi prinsipnya, kalau mereka flirting, maka aku akan membalasnya dengan hal yang sama...
-mbemlovendut-
Fokus kepada sisi dimana manusia lebih mempunyai banyak kelemahan daripada kelebihan, saat ini, aku adalah salah satu contohnya.
Saat ini, aku kurang menekan kelebihan ku dan membiarkan kekurangan ku berkembang pesat. logika ku dikalahkan oleh perasaan ku...hehehehehe...yaaaa, kalian pasti tau apa maksud dari cerita ku ini. sebuah cerita klise...sebuah cerita kuno yang tidak akan lekang oleh waktu...cerita CINTA...
...
aku hanyalah seorang mahasiswi biasa di perguruan tinggi di sebuah kota yang dijuluki parijs van java. Di umur yang masih tergolong muda, aku mempunyai prestasi yang cukup membanggakan dengan IPK 3,75 dan beasiswa mahasiswi berprestasi dari kampus ku. Dengan dandanan yang biasa-biasa saja aku cukup dikategorikan sebagai "kembang" kampus. Bukan bermaksud untuk membanggakan diri, tapi itulah faktanya.
Aku baru berpacaran setelah aku menginjak "bangku" kuliah. Cowok yang aku izinkan untuk menjadi pacar ku adalah seorang laki-laki (tulen!)yang merupakan peranakan batak-minang. Dengan laki-laki ini, aku hanya bertahan 4 bulan. Yaaa, mungkin karena aku baru pertama kali pacaran sehingga aku tidak tahu bagaimana memanjakan pacar sendiri atau sok-sok memanja-manjakan diri sendiri kepada pacar. Alhasil, si laki-laki itu tidak bisa bertahan dengan sikap aku yang cuek dan memutuskan hubungan. That's OK, karena aku tidak terlalu berharap banyak akan hubungan itu.
Setelah putus beberapa bulan, aku kembali menjadi "kembang" kampus. Banyak yang mau menjadi pacar ku, tapi entahlah, tidak ada yang bisa membuat aku nyaman dan mendapatkan butterfly stomach (hehehehe...)
Semua laki-laki yang berusaha mendekati aku, hanya aku perlakukan sebagai "selingan". jadi prinsipnya, kalau mereka flirting, maka aku akan membalasnya dengan hal yang sama...
-mbemlovendut-
Subscribe to:
Posts (Atom)